Monday, April 13, 2009

a listener, i am.

"Me, dimana lo? Mau cerita nih gw.."

Satu kalimat yang sering gw terima dari temen - temen gw. Saat kalimat ini kuar dari temen gw, gw pasti akan langsung meluncur ke dia dan mendengarkan. Entah sedih atau senang, gw menganggap hal kayak gini tuh sebagai sebuah kehormatan bagi gw. Waktu seseorang mau ngungkapin keluhan , harapan dan hal - hal dalam hari -hari dia , gw merasa kalo gw punya peran bagi dia. Saat - saat kayak gitu merupakan waktu buat gw mencoba belajar membaca dan melihat orang lain, waktu buat gw dapat bener - bener berarti buat temen - temen gw. Saat gw bisa membantu mereka ngelewatin masa-masa sulit, saat gw berhasil membantu mereka membuat keputuasn yang lebih baik, wow, gw merasa tersanjung dan seneng banget. Orang - orang bilang gw tuh emang selalu mau tau masalah orang, tapi asal kalian tauu,, gw hanya ingin membantu looh.. Dan saat masalah kalianselesai, gw dapat bersenang- senang lagi kan sama kalian? hho

"Makasih ya, Me.."

Bukan hal baru buat gw menjadi seorang pendengar, tapi yang paling hebat adalah bagaimana tiap orang bisa punya cara pandang yang begitu bervariasi sehingga saat sebuah hal terjadi sama dua orang yang berbeda hasilnya bisa beda banget. Hal ini tuh always amaze me sehingga saat gw dengerin cerita temen - temen gw, itu jadi sebuah pengalaman baru gw dalam mengenal mereka. Sehingga saat mereka ngucapin terimakasih, hmm, gw rasa itu gak perlu laah, karena dengan percaya sama gw aja gw udah merasa dihargai banget looh.Hhe.

"Menurut lo gimana, Me?"

Biasanya di ending cerita selalu muncul deh ni pertanyaan. Disini peran seorang pendengar yang paling krusial. Bagaimana lo ngungkapin pendapat lo, tapi dengan merhatiin kira-kira hal apa yang emang mampu dilakuin sama teman lo ini. Gw paling seneng bagian ini, he, gw seneng saat orang bisa tau pemikiran gw, apalagi saat hal itu ternyata coock sama mereka. Asik!hhe.

The Down Point

Menjadi seorang pendengar kadang buat gw males bgt buat nyeritain masalah gw. Buat apa nambah beban orang lain? Terus jadi timbul asumsi - asumsi dodol karena gak dapat masukan dan pendapat orang lain. Bisa dibilang gw sering takut untuk mendengar masukan orang untuk masalah gw, takut mereka bener dan gw harus mencoba melakukannya. Enggan aja membuat orang tau kalo gw juga suka bodoh saat mengahadapi masalah gw sendiri, jadi ya gak banyak orang yang bener-bener tau tentang perasaan gw, karena not everybody stubborn enough buat menggali isi pikiran gw. Kebiasaan yang jelek, karena kepenatan gw jadi numpuk - numpuk dan saat gw lagi lemah, hancurlah semuanya.

Nulis ini sebuah hasil inspirasi dari orang-orang yang sering cerita - cerita sama gw lately. Tapi kenapa belum bisa bener-bener mengungkapkan isi otak gw ya? Well, masih masih harus belajar menulis lebih baik lagi berarti. HHe,

Ciaow!

Saturday, April 11, 2009

just a blast from the past.

Quote of this day,


"Rasa memiliki sebuah hal emang membawa perubahan yang sangat besar terhadap apa yang lo rasakan. "



Saat itu gw melakukan semua yang gw mampu tanpa gw hitung untung ruginya. Karena gw merasa hitung - hitungan itu gak lagi penting saat gw melakukan sesuatu yang penting . Bener gak? Saat lo melakukan apa yang lo sayang, lo gak akan merasakan adanya kerugian no matter how things turns up. Yang lo pikirin yaa cuma bagaimanapun caranya asal hal ini berlangsung lancar dan memuaskan semua orang.

Tapi, emang hal ini ternyata gak bisa digeneralisasi. Ternyata gw gak bisa menyamaratakan yang gw rasain ini ke semua pihak, karena gak semuanya berpikir sama sama gw. Jadi apa gw salah? Yah, menurut gw sih nggak dan yang dirasakan orang - orang lain itu juga gak salah. Semua jadi salah saat dicampur-adukkan dengan prasangka dan judgment - judgment gak berdasar.

Ironis sekali .

Friday, April 10, 2009

no such thing.

Get to know yourself.

Then get to know your friends.

And NEVER think that everybody is your friend, trust me there's no such thing.


It's a simple message for everyone, it is very important to know who you are, how you handle your emotion, how you see other people and respect them, and the most important thing is to know when you have to see the imperfect things you have in yourself.

Well, when it's come to situations when you see flaw in other people, this is the perfect time to see what you have before let that other people down with your judgment. Please, there's no such perfection in human. You have flaws.

Friends, are the people who still there even after they see the ugliness in you, the flaws in you. They're the people that respect you enough to crtitisize you in person, not at your back. They who stubborn enough to still be next to you even after you disappointed them so bad. They who see they're imperfect quality and beg you to fill the space. They are the people that worth your tears, your anger, your thought, your smile.

So when you get to know yourself and your friends, you can be your best, you can see better, you can smile wider, you can breathe easier.
Trust me, i can feel that the world is a much more better place now when i know who my friends are. And you know who you're all are. x)

huaaaahh.